logo pt. charis bangun indonesia

Kenali Electrik Pump yang Berfungsi untuk Sistem Pemadam Kebakaran

Desember 14, 2021

Electrik pump adalah perangkat mekanis berupa pompa yang digerakkan dengan tenaga listrik. Sistem pompa ini dapat diaplikasikan pada berbagai keperluan lain salah satunya untuk sistem pemadam kebakaran atau fire fighting system. Simak informasi di bawah ini mengenai electrik pump yang ada pada sistem pemadam kebakaran.

Apa itu Electrik Pump?

Pada umumnya perangkat ini digunakan untuk mendorong sesuatu sehingga ia dimanfaatkan pada berbagai ranah. Electrik pump banyak dimanfaatkan sebagai sistem pendorong air maka dari itu ia banyak ditemukan pada alat-alat seperti pompa air. 

Pompa air listrik membutuhkan listrik untuk bekerja dan transformator menyediakan listrik yang diperlukan melalui switchboard. Motor pompa listrik mengubah energi listrik menjadi energi mekanik sehingga dapat menggerakkan air ke permukaan. 

Pada pemakaiannya, seluruh rakitan dan badan pompa listrik dapat direndam dalam suatu carian yang akan dipompa. Beberapa diantaranya juga dapat ditempatkan di lokasi yang kering sama seperti dalam penggunaannya pada sistem pemadam kebakaran.

electrik pump

Electrik Pump pada Fire FIghting System

Pompa pemadam kebakaran merupakan perangkat yang memanfaatkan hukum sentrifugal untuk memompa air. Pompa ini memiliki fungsi utama sebagai pendorong agar cairan dapat keluar untuk memadamkan api saat terjadi kebakaran.

Elektrik pump yang terdapat pada sistem pemadam kebakaran dibuat sebagai perangkat dengan mobilitas yang tinggi sehingga bisa dibawa kemana saja. Jadi, pompa pemadam kebakaran ini bersifat portabel sehingga bisa diinstall pada kendaraan pemadam kebakaran atau untuk penggunaan stasioner seperti hidran, sistem sprinkler dan sebagainya. 

Komponen Electrik Pump Fire Fighting System

Memahami komponen yang ada pada electrik pump fire fighting system dapat menjadi kunci untuk mempertahankan pompa yang tahan lama dan dapat berfungsi dengan baik selama bertahun-tahun. 

Pompa kebakaran terdiri dari tiga bagian utama yaitu penambah kecepatan atau transmisi pompa, rakitan poros impeller dan badan pompa. Semua memainkan peran yang sangat penting dalam aliran air melalui pompa dan ke dalam selang pembuangan untuk operasi pemadam kebakaran, berikut penjelasannya:

1. Transmisi pompa

Transmisi pompa peningkat kecepatan gaya midship juga disebut sebagai transmisi pompa poros split yang digerakkan oleh rantai atau gear. Komponen ini menggabungkan set sproket yang terdiri dari drive sprocket, driven sprocket dan rantai. Transmisi pompa ini juga dapat dibuat dengan satu set gear yang terdiri dari drive gear, idler gear dan driven gear. Kemudian pada bagian poros utama yang dibelah disebut poros penggerak sebagai input dan poros kopling sebagai output. 

2. Rakitan poros impeller

Rakitan poros impeller merupakan jantung dari setiap pompa kebakaran. Komponen ini terdiri dari tiga bagian yaitu segel poros impeller, poros impeller dan impeller. Rakitan impeller ini memiliki berbagai ukuran tetapi semua jenisnya memiliki karakteristik umum yaitu mata, baling-baling, jalan keluar, selubung, hub dan cincin aus.

Bagian mata adalah titik di mana air pertama kali dimasukkan ke impeller dan disebut sebagai sisi bertekanan rendah. Baling-baling mengambil air dari mata dan mengarahkannya melalui impeller ke pintu keluar dengan tekanan tingg yang diperlukan untuk operasi pemadam kebakaran.

Hub adalah bagian yang berputar langsung di sekitar mata dan cincin aus adalah bagian stasioner dan ditempatkan di badan pompa. Aliran air antara hub dan sisi permukaan cincin aus penting untuk pendinginan. Tapi, penting untuk meminimalkan hal ini agar pompa menjadi seefisien mungkin. Semakin banyak tekanan yang hilang melalui antarmuka ini maka semakin tidak efisien pompa dan semakin banyak tenaga kuda dan kecepatan yang dibutuhkan untuk mendapatkan kinerja pompa yang tepat. 

3. Badan pompa

Badan pompa adalah bagian dari pompa kebakaran yang mengontrol dan mengarahkan aliran air dari saluran masuk hingga ke pembuangan. Di dalam badan pompa ada tiga bagian utama yaitu bagian masuk, bagian volute dan bagian pembuangan. Bagian volute mengelilingi impeller untuk mengontrol dan mengarahkan air saat meninggalkan jalan keluar impeller. Bagian pemasukan dan pengeluaran dibuat dari pengelasan baja tahan karat.

Baca Juga: Mengenal tentang Diesel Pump dan Kegunaannya

Cara Kerja Electrik Pump pada Fire Fighting System

Terdapat beberapa teknis yang bekerja pada sistem pemadam kebakaran, salah satunya adalah sistem pompa listrik. Pada fire fighting system terdapat electric water pump motor yang berfungsi untuk menggerakkan pompa sehingga cairan bisa bergerak dan sistem pemadam kebakaran pun dapat berjalan.

fire hdyrant system

Pompa kebakaran biasanya ditempatkan di ruang pompa yang sangat dekat dengan tangki pemadam kebakaran. Kuncinya adalah pompa harus dipasang pada tingkat yang tepat di bawah bagian tangki kebakaran sehingga semua air di dalam tangki dapat mengalir ke pompa secara gravitasi.

Pompa pemadam kebakaran dapat diinstal secara tidak permanen, artinya dapat diangkut dipasang pada kendaraan pemadam kebakaran sebagai pompa terintegrasi atau dipasang di depan, atau digunakan sebagai pompa kebakaran portabel. 

Electrik pump fire fighting system pada kendaraan pemadam kebakaran dikenal sebagai pompa terintegrasi yang dipasang pada bagian depan sehingga penggunaannya cukup fleksibel dan dapat letaknya dapat dipindahkan sesuai kebutuhan dan keadaan.  

Pompa kebakaran portabel terdiri dari ujung pompa yang dihubungkan ke motor. Rakitan ini dipasang pada bingkai pelindung. Beberapa pompa kebakaran portabel modern yang ukurannya melebihi standar itu digerakkan oleh turbin gas sehingga tidak hanya memungkinkan pemilihan bahan bakar universal tetapi juga meningkatkan output dan menurunkan bobot. Untuk alasan berat, rangka pelindung sering kali terdiri dari dua bagian terpisah yang memungkinkan ujung pompa dipisahkan dengan cepat dan mudah dari ujung penggerak. 

Seperti semua sistem penting harus ada pompa cadangan jika pompa utama gagal. Ada pompa utama bertenaga listrik, pompa cadangan bertenaga listrik dan pompa cadangan kedua berbahan bakar solar yang akan digunakan saat listrik padam. Masing-masing pompa ini kapasitasnya sama sehingga mampu memompa jumlah air yang dibutuhkan secara individual. Kapasitas pompa ditentukan melalui beberapa faktor, di antaranya adalah sebagai berikut”

  • Area cakupan hidran atau pipa tegak
  • Area cakupan sprinkler
  • Jumlah hidran dan sprinkler
  • Perkiraan area operasi alat penyiram
  • Jenis dan tata letak bangunan

Pompa yang dipasang pada kendaraan pemadam kebakaran digerakkan oleh motor kendaraan melalui dongkrak sehingga menimbulkan tekanan. Saat petugas pemadam kebakaran membuka hidran atau saat sprinkler menyala maka air menyembur keluar dari sistem dan tekanan pun jadi menurun. 

Sensor tekanan akan mendeteksi penurunan ini dan menyalakan pompa kebakaran. Tetapi satu-satunya cara untuk mematikan pompa kebakaran adalah petugas pemadam kebakaran melakukannya secara manual di ruang pompa. Ini adalah kode praktik internasional yang dirancang untuk menghindari pompa mati karena kegagalan fungsi dalam sistem kontrol.
Demikianlah informasi mengenai electrik pump yang terdapat pada sistem pemadam kebakaran. Kebanyakan alat ini kuat dan tahan lama tetapi untuk menghindari potensi keausan, maka perlu dilakukannya tes pompa tahunan. Aktivitas ini berfungsi sebagai bukti dan informasi yang diperlukan untuk menentukan kemampuan pompa kebakaran secara berkelanjutan.

Apabila anda membutuhkan bantuan untuk electric pump dan sistem pemadam kebakaran silahkan hubungi PT. Charis Bangun Indonesia. Kami dapat membantu pengadaan pompa anda dan juga membantu pemasangan sistem ini untuk Aset anda.

Baca Juga: Jockey Pump dan Fungsinya pada Instalasi pemadam Kebakaran

Baca Artikel di Kategori Lainnya
Tentang Penulis
Cahyanto Waskita
Engineer, Writer
Cahyanto Waskita adalah penulis, insinyur, dan digital marketer dari PT. Charis Bangun Indonesia. Membagikan informasi mengenai Layanan Kontraktor Mekanikal Elektrikal. Menambah wawasan untuk masyarakat.

Artikel Lainnya

Kenali Perbedaan Lift Barang dan Penumpang

Lift barang dan lift penumpang memiliki tujuan utama yang sama. Prinsip dasar di balik fungsi lift adalah gerakan tersinkronisasi dari kabel traksi dan sistem penyeimbang yang sesuai dalam arah yang berlawanan. Jadi ketika kabel traksi bergerak ke atas komponen-komponen pembentuknya bergerak ke arah yang berlawanan.  Meskipun tujuan dan sistem dasarnya sama, lift barang dan lift […]

Kenali Electrik Pump yang Berfungsi untuk Sistem Pemadam Kebakaran

Electrik pump adalah perangkat mekanis berupa pompa yang digerakkan dengan tenaga listrik. Sistem pompa ini dapat diaplikasikan pada berbagai keperluan lain salah satunya untuk sistem pemadam kebakaran atau fire fighting system. Simak informasi di bawah ini mengenai electrik pump yang ada pada sistem pemadam kebakaran. Apa itu Electrik Pump? Pada umumnya perangkat ini digunakan untuk […]

Jockey Pump dan Fungsinya pada Instalasi Pemadam Kebakaran

Dalam sebuah sistem hydrant atau sistem pemadam kebakaran, ada tiga jenis pompa yang digunakan untuk mengatur aliran air yaitu pompa elektrik, pompa diesel, dan pompa jockey. Ketiga pompa ini mempunyai fungsi umum mengatur aliran air dari penampungan atau reservoir ke dalam gedung. Yang membedakan dari ketiga jenis pompa ini adalah intensitas air yang dialirkan. Pompa […]

Bagaimana kami membantu Anda ?
Hubungi
PT. Charis Bangun Indonesia
PT. Charis Bangun Indonesia merupakan perusahaan kontraktor mekanikal elektrikal plumbing (MEP). Kualitas dan hasil terbaik adalah komitmen kami.
© 2021 by PT. Charis Bangun Indonesia. Created by Grow&Bless
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram